Tips Aman Menghindari Logam Berat

 

Logam berat merupakan elemen logam yang berbahaya yang dapat mengkontaminasi lingkungan sekitar hingga bahan pangan yang dikonsumsi oleh manusia. Namun, sayangnya keberadaan logam berat di dalam bahan pangan sering tidak dapat dideteksi secara kasat mata saja, melainkan membutuhkan pengujian dengan metode tertentu.

Karena logam berat sulit dideteksi oleh panca indera manusia secara langsung, maka keberadaannya di dalam suatu bahan pangan juga seringkali diabaikan. Logam berat merupakan perhatian khusus bagi para ibu hamil atau menyusui karena tingkat potensi risiko keracunan yang dapat terjadi kepada bayi melalui ASI yang diberikan.

Bagaimana cara mengurangi risiko paparan logam berat?

Kegiatan manusia dapat menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah logam berat pada suatu lingkungan. Sebagai akibatnya, risiko paparan logam berat terhadap manusia, tanah, dan hewan perairan menjadi besar.

Meskipun kita tidak bisa sepenuhnya menghindari keberadaan logam berat dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa cara untuk menghindari paparan substansi logam berat yang berbahaya.

Mengkonsumsi jamur liar dengan peringatan

Jamur-jamur menyimpan logam berat yang terakumulasi di dalam tanah khususnya pada area industri. Sebagai contoh, jamur kancing liar yang dipanen dapat memiliki sejumlah kadmium, sedangkan jamur porcini dapat mengandung unsur timbal atau merkuri yang tinggi.

Pemisahan bagian luar jamur dengan cara pengupasan dapat membuang bagian dari tubuh jamur yang mengandung logam berat sebelum pemasakan atau pengkonsumsian.

Hindari kosmetik yang mengandung aluminium seperti deodorant

Logam berat seperti timbal, kadmium, merkuri, dan aluminium dapat dengan mudah ditemukan pada produk-produk kosmetik, skincare, dan pemoles kuku. Produk-produk tersebut dapat membuat rata-rata perempuan mudah terekspos terhadap logam berat sehari-hari.

Sedangkan, deodoran komersial secara umum tanpa penambahan garam aluminium hanya mencegah bau keringat tubuh, beberapa antiperspirant yang mengandung aluminium dapat mengurangi atau mencegah perspirasi tubuh.

Meskipun hal tersebut dapat membantu pengurangan bau keringat tubuh, namun bahan tambahan yang ada di dalamnya memiliki potensi risiko iritasi pada kulit akibat adanya aluminium yang menutupi pori-pori ketiak. Lebih jauh lagi, unsur beracun tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang terluka (seperti setelah pencukuran) dan berkontribusi terhadap perkembangan sejumlah penyakit serius seperti kanker payudara.

Hindari minuman kaleng aluminium

Kaleng minuman pada umumnya diberi lapisan pada bagian dalamnya untuk mencegah minuman kontak secara langsung dengan bahan aluminium. Bagaimanapun juga, lapisan tersebut mengandung bahan kimia industri yaitu BPA yang dapat terlepas ke dalam bahan makanan di bawah kondisi tertentu.

Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minuman dari kaleng aluminium memiliki tekanan darah tinggi dalam hitungan beberapa jam. Hal tersebut dapat menjadi kritis untuk beberapa individu dengan kondisi kesehatan yang kurang baik.

Hal ini dapat dihindari dengan memilih untuk membeli atau mengkonsumsi minuman kemasan yang menggunakan bahan kemasan dari gelas, kertas, atau plastik ketimbang dari bahan kaleng.

Memilih tambalan gigi keramik ketimbang campuran

Tambalan gigi biasanya terbuat dari campuran logam berat yang memberikan sejumlah manfaat seperti antibakteri, selain itu bahan tersebut juga memiliki sejumlah kekurangan yang cukup serius karena campuran akan mengalami pelarutan seiring berjalannya waktu.

Setelah sekitar sepuluh tahun, beberapa tambalan gigi hanya mengandung sebagian merkuri sebagai bagian terbesar yang akan diabsorbsi oleh tubuh. Namun, hal tersebut tidak direkomendasikan untuk memisahkan isian campuran karena proses pengeboran akan melepaskan lebih banyak merkuri. Oleh karena itu, sebaiknya mulai beralih ke tambalan gigi yang terbuat dari plastik atau keramik.

Mengkonsumsi makanan organik

Semenjak penggunaan pestisida berbahan kimia sintetik dilarang pada pertanian organik, produk pertanian yang dihasilkan menjadi mengandung lebih banyak antioksidan dan lebih sedikit logam berat dibandingkan produk konvensional.

Secara rata-rata, makanan organik mengandung 68% kadmium lebih rendah daripada makanan pada umumnya. Diet makanan organik dapat memberikan efek kesehatan jangka panjang. Meskipun demikian, butiran debu halus pada udara dapat menambah substansi beracun seperti timbal pada bahan pangan, sehingga jangan pernah lupa untuk mencuci buah dan sayuran yang akan dikonsumsi.

Hindari konsumsi seafood berlebih

Merkuri adalah unsur kimia yang biasa ditemukan pada ikan predator berukuran besar. Ikan predator berukuran besar biasanya memiliki umur yang lebih panjang daripada organisme kecil, dimana pemasukan dan penyerapan merkuri terjadi lebih sering di lingkungan laut.

Beberapa ikan yang berpotensi berisiko mendapatkan kontaminasi merkuri paling besar yaitu tuna, king mackerel, marlin, orange roughy, hiu, ikan todak, dan ikan ubin yang berada pada puncak rantai makanan di perairan.

Selain itu, spesies tersebut cenderung hidup relatif lebih lama yang berarti mengalami akumulasi merkuri yang lebih banyak dibandingkan spesies lainnya.

Mengkonsumsi seafood dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan risiko akumulasi merkuri di dalam tubuh secara tidak langsung.

Penggunaan penyaring air

Logam berat dapat mencari air tanah akibat adanya sejumlah aktivitas industri yang mengakibatkan kontaminasi pada lingkungan.

Pipa air khususnya pada bangunan yang sudah tua biasanya terbuat dari timbal atau besi. Penyaringan air dari keran air sebelum meminumnya dapat menghindarkan kita dari kontaminasi substansi berbahaya ke dalam tubuh.