6 Tanda Awal Kanker yang Harus Kamu Ketahui

Kanker telah menjadi salah satu penyebab utama kematian dini. Penyakit ini memang sering sekali berkembang tanpa adanya peringatan. Maka dari itu, banyak penderita kanker yang telah terdiagnosis ketika telah mencapai stadium akhir sehingga sulit diatasi. Akan tetapi, tanda awal terjadinya kanker sebenarnya sudah dapat diprediksi jika kita lebih peka dengan kondisi tubuh. Semakin dini tanda-tanda tersebut terdeteksi, maka semakin besar peluang sembuh dari penyakit ini.

Jenis-jenis kanker

Melansir data dari Healthline, berikut adalah jenis-jenis kanker yang paling sering terjadi:

  • kanker kandung kemih
  • kanker payudara
  • kanker usus besar dan dubur
  • kanker endometrium
  • kanker ginjal leukemia
  • kanker hati
  • kanker paru-paru
  • melanoma
  • limfoma non-Hodgkin
  • kanker pankreas
  • kanker prostat
  • kanker tiroid

Kenali gejala awal kanker

Untuk mendukung penyembuhan, Teman SUPERjuangan perlu melakukan deteksi dini gejala kanker. Berikut gejala awal yang biasa dialami oleh pasien kanker:

1. Berat badan turun

Ketika sel-sel kanker menyerang sel-sel sehat, tubuh dapat merespons dengan menurunkan berat badan.

Seperti yang dikutip dari American Cancer Society (ACS), banyak orang mengalami penurunan berta badan tak terduga sebelum diagnosis kanker.

Namun, penurunan berat badan tanpa sebab juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit lain, seperti hipertiroidisme (tiroid yang terlalu aktif).

Untuk pasien kanker, penurunan berat badan ini bisa terjadi secara tiba-tiba. Biasanya, hal ini terjadi pada penderita kanker serviks, kanker kerongkongan, paru-paru, pankreas, dan perut.

2. Perubahan kulit

Perubahan kulit paling bisa menjadi tanda awal kanker kulit, contoh; tahi lalat yang berubah bentuk atau posisi.

Perubahan kulit tertentu juga dapat menunjukkan bentuk kanker lainnya. Seperti, bintik-bintik putih di mulut dapat mengindikasikan kanker mulut.

Benjolan atau benjolan di bawah kulit juga bisa menjadi tanda kanker payudara.

Kanker juga dapat menyebabkan berbagai perubahan kulit seperti berikut:

  • peningkatan pertumbuhan rambut
  • hiperpigmentasi atau bintik-bintik gelap
  • penyakit kuning
  • kemerahan

Perubahan kulit akibat kanker kulit juga bisa berupa munculnya luka yang sulit sembuh atau kembali muncul.

3. Demam

Demam merupakan respons tubuh terhadap infeksi atau penyakit. Orang yang menderita kanker akan sering mengalami demam.

Kondisi seperti ini biasanya merupakan pertanda bahwa kanker telah menyebar atau sedang dalam stadium lanjut.

Demam biasanya menjadi pertanda awal penyakit kanker darah, seperti leukemia atau limfoma.

4. Batuk persisten

Batuk merupakan cara alami untuk menghilangkan zat-zat yang tidak diinginkan oleh tubuh.

Akan tetapi, batuk juga bisa menjadi pertanda adanya kanker paru-paru. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi ini juga bisa menyebabkan batuk darah.

Batuk yang terjadi secara terus-menerus juga bisa menjadi gejala kanker tiroid.

5. Rasa sakit serta kelelahan

Kelelahan kronis juga bisa menjadi pertanda awal adanya kanker. Kelelahan ini dapat terjadi walaupun kita sudah beristirahat atau tidur yang cukup. Biasanya, kondisi ini terjadi pada pasien leukimia.

Rasa sakit pada pendertia kanker juga bisa terjadi saat sel kanker telah menyebar atau bermetastasis, oleh sebab itu dapat menimbulkan rasa sakit.

Seperti, sakit di area punggung bisa menjadi indikasi adanya kanker usus besar, prostat, ovarium, dan dubur.

6. Pendarahan

Beberapa jenis kanker juga bisa menyebabkan perdarahan yang tidak biasa. Misalnya, kanker usus besar atau dubur dapat menyebabkan keluarnya darah saat buang air besar.

Sementara itu, keluarnya darah saat buang air kecil bisa jadi pertanda gejala kanker prostat atau kandung kemih.

Jika hal itu terjadi, kita harus segera berkonsultasi dengan dokter spesialis agar dapat mengetahui penyebab yang pasti.